KEREN TREND

2 June 2016

5 Orang Asing yang Mencintai Indonesia

08:11


Sebagai orang Indonesia tulen, sudah sepatutnya kalau kita bisa ikut berperan serta dalam proses perbaikan dan pembangunan yang tengah dilakukan oleh negeri ini. Hanya mengeluh dan saling menyalahkan, jelaslah bukan solusi. Harus ada aksi nyata yang berani diambil.
Jangan mau kalah dengan orang-orang asing yang berani take action! Bercermin pada hal-hal mulia yang dilakukan oleh para tamu asing yang justru bisa menyayangi Indonesia ini, mungkin bisa membuat kita malu karena memilih diam terlalu lama.


Tsuyoshi Ashida
Delapan belas tahun menetap di ibu kota, membuat ekspatriat asal Jepang ini hapal persis kebiasaan warga Jakarta yang sering membuang sampah sembarangan. Gerah dengan kebiasaan buruk ini, ia mulai berpikir untuk melakukan sesuatu agar kota tempatnya sekarang mencari uang ini bisa sebersih negeri asalnya, Jepang. 
[ Image Source ]

Mendirikan Jakarta Osoji Club, Ashida memilih menggunakan slogan malu buang sampah sembarangan sebagai bagian dari kampanye bersih-bersih yang ia gagas. Empat tahun sudah Ashida turun tangan langsung untuk bersih-bersih dan memberi edukasi pada warga Jakarta, namun sayangnya kebiasaan buruk warga Jakarta masih belum hilang. Memang bukan perkara mudah menghapus kebiasaan buruk yang sudah lama mengakar, perlu kesabaran.

Robin Lim
Di kalangan warga Ubud di Bali, sosok Robin Lim bukanlah sosok yang asing. Perempuan berdarah campuran Filipina-Amerika ini, dikenal sebagai bidan yang membantu persalinan para ibu hamil yang kesulitan dalam masalah pembiayaan persalinan. 
[ Image Source ]

Didorong oleh keinginan untuk menekan angka kematian ibu ketika melahirkan, Robin lalu merintis pembangunan klinik bersalin yang diberi nama Klinik Bumi Sehat.

Andre Graff
Berawal dari perjalanan wisata ke daerah Nusa Tenggara Timur, lelaki asal Prancis ini merasa iba ketika melihat para perempuan dan anak-anak di sana harus berjalan berkilo-kilo meter untuk mencari sumber air. Meninggalkan semua kemapanan di Prancis, 
[ Image Source ]

Andre kemudian menjual beberapa asset-aset pribadinya. Dari hasil penjualan itulah kemudian Andre gunakan sebagai modal untuk pembuatan sumur. Kini sudah ada lebih dari 29 sumur telah dibuat, dan nyaris 30.000 orang telah merasa terbantu oleh adanya sumur-sumur yang Andre buat ini.

Annete Horschman
Rasa penasaran yang besar setelah mendengar cerita tentang keindahan Danau Toba dari sesama turis, membawa perempuan asal Jerman ini, ke danau yang terletak di Provinsi Sumatera Utara ini. 
[ Image Source ]

Sayangnya pemandangan indah yang Annete lihat harus terganggu oleh adanya sampah yang berserakan di sekitar Danau Toba. Ia lalu mengajak warga sekitar untuk sama-sama membersihkan Danau Toba dari sampah dan eceng gondok yang mengganggu.

Gavin Edward Birch (Husin Abdullah)
Si bule gila, begitulah julukan yang diberikan pada lelaki asal Selandia Baru ini. Julukan nyeleneh ini diberikan karena seringnya orang-orang melihat Gavin memungut sampah di sepanjang Pantai Senggigi. 
[ Image Source ]

Gavin tenang saja menanggapinya, malah ia bilang merekalah yang gila karena membuang sampah sembarangan. Pada tahun 2010, Gavin meninggal karena sakit malaria, tetapi usahanya untuk menjaga kebersihan pantai Senggigi masih diteruskan oleh keluarganya.
Kisah-kisah orang asing yang berjuang untuk memperbaiki Indonesia menjadi negeri yang lebih baik tadi, semoga bisa memberi inspirasi bagi kita yang lahir, besar, dan tumbuh di Indonesia. Buktikan kalau sayang yang kita miliki bukan sekedar rayuan gombal.



Written by

Kita seorang Penulis yang hanya ingin berbagi. Dengan Tulisan kita membuka jendela dunia dan menjadikan mata sebagai ganti tangan dan kaki kita. Selamat Membaca ^_^

0 comments:

Post a comment

 

© 2013 Info Keren dan Paling Ngetrend. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top